Jumat, 01/08/2014

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : harianjoglosemar@gmail.com

Pilot Gantole Ke-13 di Indonesia

  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter_boolean_operator::value_validate() should be compatible with views_handler_filter::value_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter_boolean_operator.inc on line 159.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.

Sabtu, 29/05/2010 09:00 WIB - Kusumasari Ayuningtyas

Berangkat dari ajakan teman untuk terbang, Elisa Samson Manueke pun memulai kiprahnya sejak tahun 1979 di dunia kedirgantaraan melalui olahraga gantole. Saat itu Elisa baru berusia sekitar 17 tahun dan duduk di bangku kelas 2 di salah satu SMA di Kota Bandung. “Saya asli Manado, tetapi besar di Bandung. Dan saya mengenal Gantole pertama kali di Bandung,” terang Elisa.
Pada tahun-tahun tersebut, masih jarang ada pilot penerbang gantole maupun atlet-atlet olahraga kedirgantaraan. “Saya termasuk pilot ke-13 yang bisa terbang dalam generasi itu, dan sampai sekarang pun saya masih terbang,” tutur dokter bergelar Mayor ini.
Sejak keikutsertaannya yang pertama kali di gantole hingga saat ini di paralayang, Elisa sangat produktif mengumpulkan medali emas. “Di tahun 80-an, tiada tahun yang terlewati tanpa emas,” tutur Elisa yang enggan berkomentar tentang kehidupan pribadinya. Seiring berjalannya waktu, keinginan untuk terbang pun tak terbendung. Selain gantole, Elisa juga ahli pada cabang olahraga paralayang dan juga trike atau gantole bermotor. “Saya bisa di ketiga cabang tersebut. Tetapi untuk spesialisasi saya lebih ke paralayang nomor cross country,” terang Elisa yang dikirim ke kejuaraan Internasional di Australia untuk pertama kalinya di tahun 1996.
Elisa pun juga menerangkan kalau dirinya lebih dahulu menyukai terbang sebelum akhirnya masuk dan bergabung dengan Angkatan Udara. “Saya bahkan tidak pernah berpikir kalau saya akan masuk di angkatan udara karena saat itu saya hanya ditawari, dan saya terima,” tutur Elisa yang mengambil spesialisasi mata setelah bergabung di TNI AU.
Mengantongi puluhan medali emas ternyata bukanlah puncak bagi kariernya di bidang olahraga dirgantara. “Saya masih memiliki cita-cita untuk menjadi juara dunia, dan membuat olahraga yang saya geluti lebih kondusif lagi di Jawa Tengah,” paparnya. (Kusumasari Ayuningtyas)