Kamis, 18/12/2014

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : harianjoglosemar@gmail.com

PELAKSANAAN PILKADES UNIK Panitia dengan Beskap dan Kebaya Bak Pesta Pernikahan

  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter_boolean_operator::value_validate() should be compatible with views_handler_filter::value_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter_boolean_operator.inc on line 159.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.

Jumat, 12/04/2013 09:00 WIB - Angga Purnama

Suasana di Desa Temuwangi Kecamatan Pe­dan nampak seperti bi­a­sanya. Aktivitas warga pun tidak menunjukkan perubahan yang signifikan seiring di­gelarnya Pemilihan Kepala De­sa (Pilkades) di desa setempat yang diselenggarakan ber­ba­­rengan dengan 277 desa di Klaten, Kamis (11/4).
Menyusuri Jalan Pedan-Ca­was, terlihat pemandangan unik. Di depan gerbang kompleks SDN Temuwangi terda­pat sebuah papan penunjuk ‘Tempat Pemungutan Suara Pil­kades Temuwangi’ yang me­nyiratkan penyelenggaraan pes­ta demokrasi desa setempat diselenggarakan di kompleks sekolah itu. Namun saat ma­suk ke dalam kompleks, terl­ihat suasana layaknya pesta pernikahan dengan adat Ja­wa yang biasanya diadakan ma­syarakat.
Puluhan orang yang tak lain ada­lah anggota Panitia Pencalonan dan Pengangkatan (Pa­lona) dan anggota Badan Pe­musyawaratan Desa (BPD) ter­lihat menggunakan paka­ian adat Jawa berupa beskap leng­kap dengan kerisnya. Semen­tara, panitia perempuan meng­gunakan kebaya yang di­lengkapi dengan sanggul. Di sisi lain, Cakades  berada di se­buah singgasana yang la­yak pengantin yang menjalani pro­sesi pernikahan.
Kepala BPD Temuwangi, Pur­nadi, mengatakan tujuan penggunaan pakaian adat tersebut untuk melestarikan bu­daya dan pakaian adat Jawa di tengah kemajuan jaman. Se­lain itu, dengan cara tersebut pihaknya mengajak masya­rakat untuk berlaku santun te­rutama dalam mewujudkan Pilkades yang aman dan damai. “Seperti cerminan norma masyarakat Jawa, kami me­nga­­jak masyarakat untuk tetap men­jaga kesantunan. Sehingga tercipta suasana aman dan kondusif selama pelaksanaan Pilkades,” paparnya.
Ia menambahkan, sebelum pe­laksanaan pemungutan dalam Pilkades yang diseleng­ga­ra­kan Kamis (11/4) pagi, pada ma­lam harinya, Rabu (10/4) pihaknya mengadakan malam midodareni bagi Calon Kepala Desa (Cakades) layaknya a­ca­ra adat yang biasanya diada­kan menjelang akad nikah. Me­nurutnya, acara tersebut ju­ga bertujuan sebagai koordi­nasi mematangkan persiapan pe­nyelenggaraan Pilkades pa­da pagi harinya. “Kami kemas se­demikian rupa agar masya­rakat ikut menyadari penting­nya nguri-uri budaya milik bangsa. Jangan sampai terkikis seiring perubahan jaman,” kata dia.
Salah seorang warga desa setempat, Mujiyono (51), menuturkan dirinya mengapresi­asi pelaksanaan Pilkades Te­muwangi dalam kemasan adat Jawa. Menurutnya, dengan d­emikian antusiasme warga untuk ikut membangun suasan aPilkades yang aman akan ter­wujud. “Semarak Pilkades semakin terasa. Dengan begit­u, masyarakat akan merasa ikut memelihara desa dan rasa per­saudaraan warga akan terba­ngun,” tukasnya.
Sementara itu, di Desa Kenaiban Kecamatan Juwiring, guna menciptakan suasana aman dan tertib selama pelaksanaan Pilkades, Palona desa setempat sengaja menggelar pemungutan suara di Gedung IPHI Kecamatan Juwiring. Dalam gedung tersebut dilengkapi dengan pen­dingin ruangan warga yang menunggu untuk memberikan suara sehingga merasakan kenyaman.

Angga Purnama